Jabarku.co.id | Komitmen memperkuat perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika kembali ditegaskan melalui pertemuan antara Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto, dengan Rektor Universitas Pancasila, Adnan Hamid, bersama jajaran pimpinan kampus. Audiensi berlangsung di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (13/1), sebagai langkah strategis membangun kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan, pencegahan narkoba, serta penguatan nilai-nilai Pancasila.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN RI menyampaikan apresiasi atas inisiatif Universitas Pancasila yang ingin menjalin kerja sama dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam membentengi mahasiswa dari pengaruh buruk narkoba sekaligus membentuk karakter kebangsaan yang kokoh.
Ia menegaskan, maraknya peredaran narkotika yang menyasar lingkungan kampus dan sekolah menuntut adanya sinergi lintas sektor. Melalui pendekatan edukatif, penguatan moral, serta penanaman nilai ideologi Pancasila, diharapkan generasi muda memiliki ketahanan diri yang kuat dan tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan zat terlarang.
Sejalan dengan itu, BNN mendorong terwujudnya berbagai program kolaboratif bersama dunia akademik, mulai dari riset, pengabdian kepada masyarakat, edukasi hukum, hingga kampanye masif tentang bahaya narkoba yang dilakukan secara berkesinambungan.
Rektor Universitas Pancasila, Adnan Hamid, menyambut positif pertemuan tersebut dan menilai kerja sama dengan BNN sebagai langkah penting dalam menyelamatkan masa depan mahasiswa. Ia menekankan bahwa upaya perlindungan tidak hanya sebatas menjauhkan mahasiswa dari narkotika, tetapi juga membangun karakter, integritas, dan moralitas yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Audiensi ini diharapkan menjadi fondasi awal terbangunnya kemitraan strategis antara BNN RI dan Universitas Pancasila dalam mencetak generasi muda Indonesia yang berdaya saing, berkarakter kuat, serta terbebas dari ancaman narkoba.

