Maret 18, 2026

POCARI SWEAT RUN 2026 HADIR DI LOMBOK DAN BANDUNG, TARGETKAN 60 RIBU PELARI – PENDAFTARAN SEGERA DIBUKA

Jabarku.co.id | Ajang lari tahunan Pocari Sweat Run 2026 kembali digelar dengan skala lebih luas pada tahun ini. Event olahraga populer tersebut akan berlangsung di dua kota, yakni Lombok pada 11–12 Juli 2026 dan Bandung pada 19–20 September 2026.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, tahun ini lomba akan dimulai lebih dahulu di Lombok. Perubahan jadwal tersebut dilakukan setelah penyelenggara menerima berbagai masukan dari peserta terkait kondisi cuaca di lokasi lomba.

Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, menjelaskan bahwa pergeseran waktu pelaksanaan dilakukan agar peserta dapat berlari dalam kondisi cuaca yang lebih nyaman.

“Banyak peserta menyampaikan bahwa saat digelar pada September, suhu di Lombok terasa cukup panas. Karena itu, kami memindahkan jadwalnya ke Juli ketika angin Australia membuat suhu lebih sejuk. Setelah itu rangkaian acara dilanjutkan di Bandung pada September sebagai bagian dari perayaan hari jadi kota,” ujarnya dalam konferensi pers di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Kamis (22/1/2026).

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia menargetkan partisipasi hingga 60 ribu pelari dari seluruh Indonesia. Rinciannya, sekitar 10 ribu peserta akan mengikuti lomba secara langsung di Lombok, 15 ribu peserta di Bandung, serta 35 ribu lainnya berpartisipasi melalui kategori virtual.

Menurut Wina—sapaan akrab Puspita Winawati—penyelenggaraan di dua kota membuka peluang lebih luas bagi komunitas lari dari berbagai wilayah untuk berpartisipasi. Hingga saat ini, pelari dari lebih dari 417 kota dan kabupaten telah tercatat mengikuti event yang kini memasuki tahun ke-13 tersebut.

Ia menjelaskan, peserta lomba di Bandung umumnya didominasi pelari dari wilayah barat Indonesia, seperti Jabodetabek hingga Sumatra. Sementara ketika digelar di Lombok, mayoritas peserta berasal dari kawasan Indonesia timur.

“Dengan membuka lomba di Lombok, kami berharap semakin banyak pelari dari wilayah timur yang dapat terlibat,” kata Wina.

Jumpa pers Pocari Sweat Run 2026 di TMII, Jakarta Timur, pada Kamis, 22 Januari 2026 (doc. jabarku.co.id)

Pendaftaran Dibuka Akhir Januari

Pendaftaran untuk lomba di Lombok dijadwalkan dibuka pada 26 Januari 2026, sedangkan registrasi untuk Bandung dimulai pada 2 Februari 2026. Seluruh pendaftaran akan dibuka pukul 12.00 WIB.

Menurut penyelenggara, tiket lomba—terutama untuk kategori di Bandung—biasanya habis dalam waktu singkat.

“Slot Bandung sering habis kurang dari satu jam. Karena itu kami berharap kehadiran event di Lombok bisa menjadi alternatif bagi pelari yang tidak kebagian tiket,” ujar Wina.

Kategori Lomba Berbeda di Tiap Kota

Untuk penyelenggaraan di Lombok, lomba akan digelar di Sirkuit Mandalika dengan empat kategori, yakni 4,3K, 10K, half marathon, dan marathon. Kategori 4,3K akan digelar pada 11 Juli 2026 menjelang matahari terbenam, sedangkan kategori lainnya dimulai sejak dini hari keesokan harinya.

Jarak 4,3 kilometer dipilih karena sesuai dengan satu putaran lintasan sirkuit.

Sementara itu, di Bandung hanya tersedia dua kategori lomba, yaitu 10K dan half marathon yang akan digelar dalam dua hari berbeda. Adapun peserta kategori virtual dapat mengikuti lomba pada 20 September 2026 dengan pilihan jarak Kids Run, 3K, 5K, dan 10K.

Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Daerah

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan pemerintah kota akan memperkuat aspek pengamanan serta mengevaluasi rute lomba berdasarkan pengalaman penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Pemerintah kota juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, termasuk ketersediaan sekitar 15 ribu kamar penginapan dari berbagai kelas, mulai dari homestay hingga hotel berbintang.

Sementara itu, Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menegaskan dukungan terhadap penyelenggaraan event tersebut, termasuk penambahan penerbangan dan penguatan layanan transportasi selama kegiatan berlangsung.

Ajang ini juga dinilai mampu memberikan dampak ekonomi bagi daerah melalui sektor sport tourism. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, event tersebut diperkirakan memberikan kontribusi hingga sekitar Rp150 miliar terhadap perekonomian daerah.

Jika Anda ingin, saya juga bisa membuat versi lebih “newsroom style” seperti media nasional (lebih ringkas, padat, dan siap tayang di portal berita) atau versi SEO portal berita dengan subjudul dan keyword kuat. (Bang.Vo)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *