Mei 25, 2026

MOMEN SALAT MAGRIB DIMANFAATKAN PELAKU, MOTOR JAMAAH MASJID DI PARUNGKUDA SUKABUMI RAIB DIGASAK, AKSI TEREKAM CCTV

Jabarku.co.id | Sukabumi – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan warga Kabupaten Sukabumi. Kali ini, satu unit sepeda motor milik seorang jamaah dilaporkan hilang saat diparkir di halaman Masjid Jami Al Hidayah, Kampung Sundawenang RT 31/13, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu sekitar pukul 18.00 WIB, bertepatan dengan waktu salat magrib ketika sejumlah jamaah tengah menjalankan ibadah di dalam masjid.

Sepeda motor yang dilaporkan hilang merupakan Honda Beat Street dengan nomor polisi F 6222 UCG milik seorang warga yang saat itu sedang dalam perjalanan dari arah Bogor menuju Sukabumi.

Berhenti Salat, Motor Tak Lagi di Tempat

Menurut keterangan yang diperoleh, korban memutuskan singgah di Masjid Jami Al Hidayah untuk melaksanakan salat magrib. Saat tiba di lokasi, korban memarkirkan sepeda motornya di area parkir depan masjid bersama kendaraan milik jamaah lainnya.

Namun usai menunaikan salat, korban mendapati motornya sudah tidak berada di tempat semula. Diduga kuat kendaraan tersebut telah dibawa kabur oleh pelaku saat korban sedang berada di dalam masjid.

Pelaku Diduga Dua Orang

Hasil penelusuran dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi memperlihatkan dugaan aksi pencurian dilakukan oleh dua orang pelaku.

Dalam rekaman tersebut, kedua pelaku terlihat datang ke area parkir masjid menggunakan sepeda motor. Mereka tampak bersikap seolah-olah hendak ikut beribadah.

Salah satu pelaku kemudian turun dari motor dan terlihat memperhatikan situasi sekitar. Setelah memastikan kondisi relatif aman, pelaku dengan cepat melancarkan aksinya dan membawa kabur sepeda motor milik korban dari area parkir.

Warga Diminta Lebih Waspada

Kejadian ini menambah daftar kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Sukabumi. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di tempat umum maupun di lingkungan tempat ibadah.

Penggunaan kunci pengaman tambahan serta pengawasan lingkungan dinilai penting untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa.

Sementara itu, warga berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti kasus tersebut dan mengungkap identitas para pelaku yang terekam dalam kamera pengawas. (red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *