Maret 3, 2026

DPRD KOTA BOGOR PERKETAT PENGAWASAN ANGGARAN PORPROV JABAR 2026, DISPORA DIMINTA TERTIB ADMINISTRASI

Jabarku.co.id | DPRD Kota Bogor mulai memasang pengawasan ketat terhadap kesiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Fokus utama diarahkan pada pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran yang berada di bawah kendali Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, mengingat besarnya sumber daya publik yang digelontorkan untuk ajang olahraga prestisius tersebut.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kota Bogor bersama Dispora yang digelar pada Rabu. Rapat ini menegaskan peran DPRD sebagai pengawal tata kelola anggaran, sekaligus menjadi penanda bahwa persiapan Porprov tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, melainkan dari kepatuhan administrasi dan ketepatan perencanaan.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhamad Nur, menegaskan bahwa Porprov Jawa Barat 2026 harus diselenggarakan secara profesional dan bebas dari potensi persoalan hukum. Menurutnya, setiap rupiah anggaran wajib disertai dokumen pertanggungjawaban yang jelas dan dapat diaudit.

Ia menekankan pentingnya kejelasan detail venue pertandingan, kesiapan sarana pendukung, serta pembinaan atlet yang terencana sebagai indikator keseriusan penyelenggaraan.

“Kami ingin memastikan Porprov ini tidak berhenti pada seremoni semata. Anggaran yang besar harus dibarengi dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan daerah,” ujar Fajar.

Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Kota Bogor juga mendesak Dispora untuk segera melengkapi seluruh dokumen pendukung, termasuk rincian penggunaan anggaran serta progres kesiapan infrastruktur, paling lambat pada Jumat mendatang. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya mitigasi dini terhadap potensi temuan audit.

Tak hanya menyoal administrasi, DPRD turut mengingatkan agar Porprov 2026 meninggalkan warisan pembangunan yang berkelanjutan. Infrastruktur olahraga yang dibangun diharapkan mampu mendukung visi “Bogor Sehat” sekaligus membuka ruang pembinaan jangka panjang bagi atlet daerah.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, memaparkan rencana penataan ulang kawasan GOR Pajajaran secara bertahap guna memenuhi standar kompetisi olahraga tingkat provinsi.

Pada 2026, fokus pembangunan diarahkan pada penyelesaian Tribun Barat Stadion Pajajaran. Tahapan berikutnya, pada 2027, akan dilanjutkan dengan pembangunan lintasan atletik berstandar internasional serta penambahan Tribun Utara dan Tribun Selatan.

Dispora juga menyiapkan pembangunan sarana wall climbing serta Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) di wilayah Bogor Barat sebagai bagian dari penguatan ekosistem olahraga dan peningkatan partisipasi masyarakat.

Rapat kerja tersebut dihadiri Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Asep Nadzarullah, serta sejumlah anggota Komisi IV lainnya, yakni Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, Dedi Mulyono, Banu Lesmana Bagaskara, dan Rozi Putra.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *