Dana Desa Tahun Anggaran 2022 Diperuntukan Bangun Akses Jalan Menuju Kolam Renang Pribadi Milik Kades Gunung Malang Kok Bisa !!


Diduga Anggaran Dana Desa Gunung Malang Tahun 2022, dengan Jumlah sebesar Rp. 128.649.500

JABARKU | Bogor
Diduga Anggaran Dana Desa Gunung Malang Tahun 2022, dengan Jumlah sebesar Rp. 128.649.500, dengan Panjang 400 M, Lebar 2,2 M X 0,10 M, Tahun anggaran 2022, Desa Gunung Malang, Kecamatan Tenjo Laya, Kabupaten Bogor Jawa Barat, pasalnya Diperuntukan Bangun Akses Jalan Menuju Kolam Renang Pribadi Milik Kades Gunung Malang.

Pasalnya di situ terdapat kolam renang Rawa gabus yang sudah di dikomersilkan untuk tiket masuk sebesar 10 ribu.

Ketika awak media mempertanyakan terkait kepemilikan kolam tersebut, benar adanya kolam itu milik pak kades ucap ibu yang rumahnya di sekitaran kolam renang tersebut.

Lalu kemudian awak media pun tak lama berselang mendatangi rumah kepala desa dan mempertanyakan terkait ke pemilikan lahan dan perijinan nya.

“Dengan anggaran dana – desa sebesar Rp.  128.649.500,00 untuk Betonisasi akses jalan menuju kolam, untuk perijinan sudah ada namun hanya sebatas tingkat desa kalo untuk masalah tempat sedang di urus masalah hibah karna tanah tersebut di kasih mertua karna di lokasi kolam renang tersebut semua masih keluarga semua,” Ucap Iding selaku kepala desa Gunung Malang. Rabu (6/9/2023).


  
Yang sangat disayangkan menurut aturan perijinan kolam renang yang benar komersil atau bisa di sebut wisata ada beberapa point’ yang harus ditempuh perijinan nya, dikarnakan itu sudah di dikomersilkan  satunya yaitu untuk ijin pariwisata diketahui lurah dan camat Setempat.

(IPUS) undang-undang gangguan (HO). Ijin mendirikan bangunan (IMB).bukti pemeriksaan Air Dari laboratorium PAM Dan Pemerintah Setempat Pemda.

Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, tujuan disalurkannya dana desa adalah sebagai bentuk komitmen negara dalam melindungi dan memberdayakan desa agar menjadi kuat, maju, mandiri dan demokratis. Dengan adanya Dana Desa, desa dapat menciptakan pembangunan dan pemberdayaan desa menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Berdasarkan prinsip pengelolaan Dana Desa bagian yang tak terpisahkan dari pengelolaan keuangan Desa dalam APBD, seluruh kegiatan yang dibiayai Dana Desa direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi secara terbuka dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat desa, semua kegiatan harus dipertanggung jawabkan secara admistratif, secara, teknis, dan secara hukum. Dana Desa dipergunakan secara terarah, ekonomis, efesien, efektif, berkeadilan, dan terkendali.

(Aten)

Berita Terkait

Top
error: Content is protected !!