Dua Remaja Jadi Korban Penganiayaan Anggota Geng Motor


Dua Remaja Jadi Korban Penganiayaan Anggota Geng Motor ( Gambar hanya Ilustrasi Doc. Jbr)

JABARKU.CO.ID |SUKABUMI – Dua remaja warga Desa Bangbayang menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota geng motor “Cicurug Street”, tepatnya di Gang Buntu, Kampung Cicatih RT 05/01, Desa Bangbayang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (20/04/2024) sekitar pukul 05.15 pagi.

Menurut keterangan korban yang diidentifikasi sebagai A (22), kejadian bermula ketika dia bersama dengan R (31) sedang mengendarai sepeda motor dari arah Cidahu menuju Cicurug. Namun, di jalan pintu kereta api depan PT AGM, mereka dihadang oleh sebuah motor yang tiba-tiba mencegah jalannya.

A mengungkapkan bahwa salah satu dari para pelaku langsung menuduhnya sebagai orang yang telah melukai salah satu temannya. Merasa terancam, A mencoba melarikan diri namun dikejar oleh para tersangka. Saat berada di jalan Cicatih, motor A ditabrak dari belakang hingga ia terjatuh dan menjadi korban penganiayaan oleh para tersangka.

Paman korban, Asep Supriyadi (52), menjelaskan bahwa kejadian tersebut menyebabkan A mengalami luka di dada dan sesak napas, serta memar di bagian kepala. Korban langsung dilarikan ke klinik Aska Cicatih untuk perawatan medis sebelum dibawa ke RS Sekarwangi untuk dilakukan Visum. Sementara itu, R hanya mengalami memar di bagian tangan.

Informasi yang berhasil dikumpulkan mengindikasikan bahwa para pelaku diduga merupakan anggota dari geng “Cicurug Street” yang sebelumnya pernah diamankan oleh pihak Polsek Cicurug dalam sebuah acara “Sukabumi Team” di sebuah Villa di Cigadog, Desa Tenjolaya pada Sabtu (30/03).

Dua pelaku yang diduga terlibat adalah AFR (20) warga Kampung Bangkoreang, Desa Benda, Kecamatan Cicurug dan A (23) warga Kampung Lemko, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, yang saat ini diamankan di Mapolsek Cicurug untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini ditayangkan, proses pemeriksaan terhadap para terduga pelaku masih berlangsung menunggu proses selanjutnya. 

Red.jbr

Berita Terkait

Top
error: Content is protected !!