Korban Investasi Gadai Rumah di Sukabumi Terus Bertambah, Kerugian Mencapai Rp6 Miliar


JABARKU.CO.ID | Sukabumi – Jumlah korban investasi gadai rumah oleh CV Amanah Abadi Properti terus bertambah.

Saat ini, tercatat 53 orang korban yang telah melaporkan kasus ini, meningkat dari sebelumnya hanya 13 korban.

Total kerugian dari 53 korban yang melaporkan mencapai 6 miliar rupiah, atau Rp5.952.500.000.

AKP Bagus Panuntun, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk beberapa orang yang diamankan dari CV Amanah Abadi Properti.

“Kami telah memeriksa beberapa saksi, termasuk 6 orang dari pihak CV,” ujarnya pada Minggu (21/04/2024).

Enam terduga yang telah diperiksa terdiri dari 2 orang admin, 3 orang marketing, dan 1 orang general manager.

“Di antaranya Saudara R sebagai general manager, E dan FB sebagai marketing, E sebagai accounting, DD sebagai bagian data atau admin, dan A sebagai pencari kontrakan,” ungkap Bagus.

Pemeriksaan terhadap keenam saksi masih berlangsung dan mereka masih berstatus saksi.

“Kami akan melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah status mereka akan dinaikkan menjadi tersangka atau tidak,” tambah Bagus.

Pada Rabu sebelumnya (17/04/2024), belasan korban telah mendatangi Polres Sukabumi Kota karena diduga menjadi korban investasi bodong rumah gadai oleh perusahaan gadai CV Amanah Abadi Properti, dengan kerugian total mencapai ratusan juta rupiah.

Redaksi_jbr

Berita Terkait

Top
error: Content is protected !!