Pria Paruh Baya Meninggal Dunia dengan Cara Gantung Diri, Meninggal Sebuah Surat Permohonan Maaf.


Foto Doc.jbr

Jabarku.co.id | Sukabumi – Heboh yang terjadi Desa Cibodas, Kecamatan Bojong Genteng, ketika seorang pria berusia 50 tahun mengakhiri hidupnya dengan cara yang gantung diri, sehingga menimbulan kehebohan di kalangan warga sekitar.

Sebelum mengakhiri hidupnya, pria tersebut meninggalkan sebuah surat dengan pesan-pesan yang memilukan :

Foto milik doc.jbr : Isi surat tersebut 

“Terpaksa aku bunuh diri, aku bunuh diri sendiri. Maafkan semuanya. Di sini banyak tulisan saya, kepada anak-anakku. Iklaskanlah. Bp. pergi dengan cara ini.”

“Kepada anak-anakku yang kucintai, istriku yang tercinta, maafkan dan selamat tinggal. Tak ada kata lain, aku bunuh diri. Aku memohon maaf kepada warga di sini.”

Korban yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri berasal dari Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Dia tinggal di kontrakan Drs. Ihsan Solih selama sekitar dua minggu. Sayangnya, korban tidak memiliki dokumen identitas seperti Kartu Keluarga atau KTP.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB ketika Ihsan, pemilik kontrakan, hendak mengantarkan makanan ke rumah korban. Saat masuk, dia menemukan korban telah menggantung diri. Ihsan segera meminta pertolongan dari warga sekitar.

Tim medis dari Puskesmas Bojonggenteng dan anggota Polsek, didampingi oleh petugas trantib kecamatan, Babinsa, dan kepala desa Cibodas, tiba untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. (gjr_jbr).

Berita Terkait

Top
error: Content is protected !!