SEBUAH BUS YANG MELAJU DI KM 98 TOL CIPALI TERGULING AKIBAT SUPIR MENGANTUK


SEBUAH BUS YANG MELAJU DI KM 95 TOL CIPALI TERGULING AKIBAT SUPER MENGANTUK

Jabarku.co.id | Kisah Bus Rute Jakarta – Cirebon mengerikan terjadi di Tol Cipali saat sebuah bus menuju dari Jakarta ke Cirebon kehilangan kendali dan terguling di KM 98. Dilaporkan bahwa sopir bus, yang diketahui bernama Endang Nurmawan, mengatuk saat mengemudi bus, sehingga kecelakaan mengerikan ini terjadi.

“Sopir tampaknya mengantuk saat kemudi, , “Penyebab sementara ini diduga karena sopir mengantuk sehingga hilang kendali,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast saat dihubungi, Kamis (11/4/2024).

Meskipun kecelakaan tersebut mengakibatkan penutupan setengah jalan tol dan kerugian material yang besar, berita baiknya adalah tidak ada korban jiwa. Namun, 14 penumpang menderita luka ringan akibat pecahan kaca.

“Insiden ini menjadi peringatan penting akan bahaya mengantuk saat mengemudi, dengan nasib baik tidak ada korban jiwa,” tambah Jules.

“Dari informasi petugas kepolisian di lapangan (Polres Subang) tidak ada korban kecelakaan yang mengalami luka berat. Namun ada 14 penumpang yang luka ringan seperti lecet-lecet karena kena serpihan kaca,” jelas Jules. “Menurut informasi anggota Polres Subang sampai dengan tadi malam yang telah pulang ada 3 orang. Sedang penumpang lainnya menunggu pihak keluarga menjemput,” sambungnya. peristiwa itu terjadi pada Rabu (10/4) sore.

Panit PJR Tol Cipali Ipda Raden mengatakan bus PO Setia Jaya yang dikemudikan Endang Nurmawan ini awalnya melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. “Kendaraan Hino bus Setia Jaya nopol B-7761-TGC dikemudikan saudara Endang Nurmawan membawa penumpang kurang lebih 40 orang melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon di lajur cepat,” katanya. Raden mengatakan saat tiba di KM 98.400 A, sopir bus diduga kurang antisipasi kondisi jalan yang licin akibat diguyur hujan. Sopir bus hilang kendali hingga membuat bus terguling dan menutup setengah jalan tol.

Dalam upaya untuk memulihkan situasi, penumpang yang luka ringan telah menerima perawatan medis, dan sebagian besar sudah dipulangkan. Namun, beberapa masih menunggu keluarga mereka untuk menjemput.

Kejadian ini telah memicu diskusi luas tentang pentingnya keselamatan di jalan raya dan perlunya kebijakan yang lebih ketat untuk mencegah sopir mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk.

Berita Terkait

Top
error: Content is protected !!