Pelaku Pembunuhan Paman di Pamulang Tetap Beraktivitas Sebagai Pedagang setelah Membuang Mayat, Berusaha Menyembunyikan Jejak dari Polisi


JABARKU.CO.ID – Kasus penemuan mayat pria yang terbungkus sarung di Pamulang, Tangerang Selatan, mulai terungkap.

Korban yang bernama AH (32) telah menjadi korban pembunuhan, dengan pelaku berinisial FA (23), yang ternyata keponakan korban.

Meski telah melakukan aksi keji itu, FA tidak langsung melarikan diri. Sebaliknya, dia malah kembali beraktivitas seperti biasa, membuka warung kelontong milik korban.

Menurut Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully, FA dengan licik mencoba menyembunyikan jejaknya dari polisi dengan mengalihkan motif kejahatannya, dengan menyatakan bahwa korban terlibat dalam masalah utangnya.

Pelaku ini, bersama dengan rekannya NA (28), yang merupakan pedagang soto di depan toko kelontong korban, berhasil ditangkap oleh pihak yang berwenang pada hari Sabtu (11/5/2024), hanya satu hari setelah pembunuhan terjadi.

Kronologi pembunuhan tersebut dimulai dari hasutan NA terhadap FA untuk melakukan tindakan keji tersebut.

FA kemudian membunuh korban menggunakan golok di warung miliknya di Jalan Lempar Cakram, sebelum menguburkan jenazah korban yang telah dibungkus dengan karung dan sarung.

Motif pembunuhan ini ternyata karena kedua pelaku merasa sakit hati terhadap korban. FA merasa marah karena sering dimarahi oleh korban, sementara NA merasa kesal karena korban menolak memberikan utang rokok.

Pelaku FA dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, sementara NA dijerat dengan Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

Berita sebelumnya telah melaporkan bahwa mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Karsit sekitar pukul 05.30 WIB di Pamulang, Tangerang Selatan. (jbr.plng).

Berita Terkait

Top
error: Content is protected !!