Polisi Tangkap Pencuri Baut Rel Kereta Api di Sukabumi


SUKABUMI | JABARKU.CO.ID
Polsek Kebonpedes Resor Sukabumi Kota berhasil menangkap seorang pelaku pencurian properti kereta api milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di jembatan rel kereta api Sukabumi-Gandasoli, tepatnya di Bangunan Hidmad (BH) Nomor 359 KM 62+6/ 7.

Kapolsek Kebonpedes, Ipda Try Sumarno, menjelaskan bahwa terdapat dua pelaku dalam kasus ini. “Satu tersangka berhasil kami tangkap, sementara yang lainnya masih dalam pencarian,” ujarnya di Sukabumi, Selasa 18/06/24.

Tersangka yang ditangkap berinisial M (26), berhasil diamankan sekitar delapan jam setelah aksi pencurian pada Kamis (6/6), sekitar pukul 11.00 WIB. Penangkapan ini berkat kerja sama antara petugas keamanan PT KAI dan Polsek Kebonpedes.

Rencana Aksi yang Terungkap

Pencurian ini berawal dari pertemuan antara tersangka M dan rekannya yang masih Buron, A (DPO), di Stasiun Sukabumi. Mereka berdua datang dari Cianjur menggunakan kereta api, kemudian merencanakan pencurian tersebut. Mereka menggunakan angkutan kota menuju Flyover Cibeureum di Kota Sukabumi, lalu berjalan kaki ke lokasi pencurian di Kecamatan Kebonpedes.

Pada pukul 03.00 WIB, M dan A mulai mencongkel baut-baut rel kereta api dan memasukkannya ke dalam karung yang telah disiapkan. Namun, aksi mereka dicurigai oleh warga sekitar. Ketika warga mendekat, keduanya langsung melarikan diri, meninggalkan karung berisi baut rel kereta.

“Untuk melepaskan satu baut rel kereta api, pelaku hanya membutuhkan waktu satu hingga dua menit dengan alat yang telah disiapkan,” tambah Try Sumarno.

Kerugian Besar dan Potensi Bahaya

Tidak hanya baut rel kereta api, mereka juga mencuri berbagai properti lainnya, termasuk 29 buah paku tirpon, 29 buah isolator besi wesel, sembilan buah klem besi, tujuh buah baut wesel, satu plat andas, satu baut sindik, dan satu potongan rel kereta api .

Perbuatan ini menyebabkan PT KAI merugi hingga jutaan rupiah. Yang lebih mencurigakan, pencurian ini membahayakan keselamatan penumpang kereta api karena berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Tersangka M mengaku melakukan pencurian karena masalah ekonomi. Barang-barang curian tersebut rencananya akan dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat ini, M ditahan di sel Mapolsek Kebonpedes dan terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun sesuai Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengetahui apakah M dan rekannya pernah melakukan aksi serupa sebelumnya.

(Andi.jbr)

Berita Terkait

Top
error: Content is protected !!