Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Sukabumi Polisi Gelar Adegan Penusukan yang Menegangkan


JABARKU.CO.ID | SUKABUMI
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi melaksanakan rekonstruksi kasus pembunuhan yang melibatkan A (20) sebagai pelaku dan korban Ceuceu atau Sutarjo (54). Adegan ke-14 dan ke-15 memperlihatkan momen dramatis saat pelaku menusuk leher korban hingga tewas.

Ceuceu ditemukan tewas dalam keadaan tanpa busana dan berlumuran darah di rumah majikannya di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (4/5/2024).

Pada Jumat (17/5/2024), tersangka A mengenakan pakaian oranye saat memperagakan setiap adegan di tempat kejadian perkara (TKP).

Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri, menjelaskan bahwa total ada 27 adegan yang diperagakan oleh tersangka dan saksi dalam rekonstruksi ini, mulai dari penganiayaan hingga korban meninggal dunia.

“Hari ini kami menggelar rekonstruksi dengan kehadiran JPU, para saksi, dan kuasa hukum. Sebanyak 27 adegan diperagakan oleh tersangka dan saksi,” ujar Ali.

Ali menambahkan, adegan penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka kepada korban hingga meninggal dunia terjadi pada adegan ke-14 dan ke-15. Pada saat itu, A menusuk korban menggunakan pisau dapur.

“Pembunuhan terjadi pada adegan ke-14 dan ke-15, hingga korban ditemukan oleh warga,” ungkapnya.

Dalam proses rekonstruksi ini, polisi tidak menemukan fakta baru terkait tindak pidana yang dilakukan tersangka terhadap korban Ceuceu atau Sutarjo.

“Sejauh ini, kami tidak menemukan fakta baru. Keterangan tersangka masih sesuai dengan yang tertera pada BAP,” jelas Ali.

Sebelumnya, polisi mengungkap motif pembunuhan Ceuceu (55), yang menggemparkan warga Sukabumi. Berdasarkan pengakuan pelaku, motif pembunuhan tersebut karena pelaku menolak ajakan korban untuk berhubungan sesama jenis. Kejadian ini bermula sekitar pukul 03.00 WIB, ketika korban dalam keadaan telanjang dan membawa pisau, mengajak pelaku untuk melakukan hubungan sesama jenis.

Pelaku ditangkap di dalam bus di daerah Parungkuda, Sukabumi, saat hendak melarikan diri ke Bogor. Tersangka A (20) merupakan warga Banten dengan KTP Bogor.

(Nur.jbr)

Berita Terkait

Top
error: Content is protected !!