JABARKU.CO.ID | BANDUNG – Gelaran POCARI SWEAT Run Bandung 2026 resmi berakhir setelah dua hari pelaksanaan yang melibatkan ribuan pelari dari berbagai daerah. Kegiatan yang berlangsung di Kota Bandung tersebut diikuti 7.600 peserta pada kategori 10 kilometer dan 8.400 peserta pada kategori half marathon.
Rangkaian POCARI SWEAT Run Indonesia 2026 sendiri melibatkan total 56.559 pelari yang berasal dari 439 kota di Indonesia. Edisi Bandung menjadi bagian penutup rangkaian kegiatan setelah sebelumnya digelar di Lombok pada Juli 2026.

Penyelenggara menyatakan pelaksanaan tahun ini mengedepankan aspek ketertiban serta kenyamanan masyarakat. Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, mengatakan penyelenggaraan POCARI SWEAT Run di Bandung telah memasuki tahun kesembilan dan setiap pelaksanaan terus dievaluasi bersama para pemangku kepentingan.
Menurutnya, evaluasi dilakukan bersama Pemerintah Kota Bandung, kepolisian, komunitas, serta pihak terkait lainnya agar kegiatan olahraga tersebut dapat berlangsung dengan tetap memperhatikan aktivitas masyarakat di sepanjang rute.
“Setiap tahunnya, selalu ada evaluasi dan improvement bersama seluruh stakeholders, Pemerintah Kota, Kepolisian, dan komunitas demi menyediakan running experience terbaik tanpa mengabaikan warga Bandung,” ujar Puspita Winawati.

Wali Kota Bandung M. Farhan turut menyambut pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut kehadiran ribuan pelari tidak hanya memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga memberikan dampak terhadap sektor ekonomi dan pariwisata.
Berdasarkan estimasi yang disampaikan penyelenggara dan Pemerintah Kota Bandung, kegiatan yang melibatkan 16.000 pelari tersebut menghasilkan dampak ekonomi langsung sekitar Rp89,4 miliar di Jawa Barat.

KEBERSIHAN RUTE JADI PERHATIAN
Selain aspek ketertiban, penyelenggara juga menyoroti pengelolaan sampah selama kegiatan berlangsung.
Melalui program Otsuka Eco Blue, POCARI SWEAT Run berkolaborasi dengan komunitas lokal, termasuk Pandawara Group. Para anggota komunitas turut berlari sembari melakukan pengumpulan sampah di sepanjang rute.
Sampah yang terkumpul kemudian diarahkan untuk proses daur ulang. Penyelenggara menyatakan material tersebut ditangani dengan koordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung dan ditargetkan tidak berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

RIZKY FEBIAN IKUT 10K
Pelaksanaan POCARI SWEAT Run Bandung 2026 juga diikuti penyanyi dan penulis lagu asal Bandung, Rizky Febian. Bagi Rizky, ajang tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengikuti lomba lari 10 kilometer.
Ia mengaku menikmati suasana perlombaan, terlebih kegiatan berlangsung di kota kelahirannya dengan dukungan masyarakat yang meramaikan sepanjang jalur perlombaan.

Puspita Winawati mengatakan POCARI SWEAT Run diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menjalani aktivitas olahraga sekaligus mendorong pola hidup yang lebih sehat.
Rangkaian POCARI SWEAT Run Indonesia 2026 mendapat dukungan dari sejumlah kementerian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, kepolisian, serta berbagai pihak swasta dan komunitas.
Dengan berakhirnya gelaran Bandung, rangkaian POCARI SWEAT Run Indonesia 2026 ditutup setelah sebelumnya berlangsung di Lombok. Penyelenggara menyatakan aspek ketertiban, kenyamanan warga, kesehatan, serta pengelolaan lingkungan menjadi bagian dari evaluasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Red. Bang.vo

