Agustus 23, 2026

BABINSA TEGALLEGA TURUN LANGSUNG DAMPINGI POSYANDU, PERKUAT UPAYA PENCEGAHAN STUNTING

Jabarku.co.id | Bogor — Kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak terus menjadi perhatian di wilayah Desa Tegallega, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Hal itu ditunjukkan melalui keterlibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tegallega, Serda Sanukri, yang turut mendampingi pelaksanaan Posyandu sekaligus memberikan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya ibu hamil dan orang tua balita.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Tegallega, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026). Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, kader PKK, dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Tegallega Arsudin Dedi Apriadi dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tegallega, Yuli. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi gambaran kolaborasi lintas sektor dalam memberikan perhatian terhadap kesehatan ibu serta tumbuh kembang anak di wilayah desa.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat mendapatkan sejumlah layanan Posyandu, di antaranya penimbangan balita, imunisasi, serta pemberian makanan tambahan (PMT). Babinsa turut memastikan kegiatan berjalan tertib dan pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan baik.

Serda Sanukri mengatakan, pendampingan Posyandu bukan hanya berkaitan dengan aspek pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaannya.

«“Pendampingan kegiatan Posyandu ini kami lakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita berjalan lancar. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta membangun kepedulian sosial antara Babinsa dengan warga, khususnya kalangan ibu dan anak di Desa Tegallega,” ujar Serda Sanukri.»

Kepala Desa Tegallega Arsudin Dedi Apriadi menyambut positif keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan. Menurutnya, kehadiran aparat kewilayahan dapat memperkuat dukungan terhadap berbagai program desa, termasuk sektor kesehatan.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua PKK Desa Tegallega, Yuli. Kehadiran Babinsa dinilai memberikan motivasi kepada para kader sekaligus menambah semangat masyarakat untuk mengikuti pelayanan Posyandu.

Danramil 2118/Cigudeg, Kapten Caj M. Machduroh, secara terpisah menegaskan bahwa pendampingan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial yang dilakukan Babinsa di wilayah binaan.

«“Babinsa adalah ujung tombak satuan kewilayahan. Kehadiran Serda Sanukri dalam pendampingan Posyandu di Desa Tegallega ini merupakan bagian dari tugas pokok Binter untuk membantu pemerintah daerah dalam menyukseskan program kesehatan masyarakat dan menekan angka stunting,” tegasnya.»

Sementara itu, Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., menilai keterlibatan Babinsa dalam program kesehatan masyarakat merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan warga di wilayah.

Ia menekankan pentingnya pendampingan terhadap kelompok rentan, terutama ibu hamil dan balita, sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Danrem 061/Surya Kencana, Brigjen TNI Thomas Rajunio. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah desa, kader PKK, dan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.

«“Sinergi antara aparat kewilayahan, aparatur desa, dan kader PKK di Desa Tegallega adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pembinaan teritorial harus menyentuh aspek dasar kehidupan masyarakat, termasuk sektor kesehatan ibu dan anak,” ungkapnya.»

Hal senada disampaikan Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., yang menekankan agar prajurit senantiasa hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.

«“Prajurit Siliwangi harus selalu berada di tengah-tengah kesulitan rakyat dan menjadi solusi. Kegiatan pendampingan Posyandu oleh Babinsa di wilayah Bogor ini memperkuat ikatan batin TNI dengan rakyat sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.»

Kegiatan Posyandu di Desa Tegallega berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kolaborasi antara Babinsa, pemerintah desa, kader PKK, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat sehingga pelayanan kesehatan ibu dan anak semakin optimal serta upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Red. Ismajaya, S.T.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *