Juni 21, 2026

BUPATI ASEP JAPAR SERUKAN KEBANGKITAN EKONOMI PESISIR DI HARI NELAYAN UJUNGGENTENG KE-60

Jabarku.co.id | Sukabumi โ€“ Ribuan warga memadati kawasan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, dalam puncak peringatan Hari Nelayan Ujunggenteng ke-60 yang berlangsung meriah pada Minggu (14/6/2026). Momentum budaya dan tradisi tahunan tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang turut menyapa dan berbaur bersama masyarakat pesisir.

Acara yang dipusatkan di panggung utama kawasan Pantai Ujunggenteng itu juga dihadiri unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh nelayan, serta berbagai elemen masyarakat yang datang untuk merayakan tradisi syukuran nelayan yang telah berlangsung selama enam dekade.

Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat Ujunggenteng yang terus menjaga dan melestarikan tradisi Hari Nelayan sebagai bagian dari identitas budaya pesisir Sukabumi.

Menurutnya, peringatan Hari Nelayan bukan hanya sebuah agenda seremonial tahunan, melainkan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas hasil laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekaligus warisan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya.

“Tradisi syukuran nelayan ini memiliki nilai luhur yang sangat besar. Selain sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki dari laut, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir,” ujar Bupati.

Lebih jauh, Asep Japar menegaskan bahwa Ujunggenteng memiliki potensi besar di sektor kelautan dan pariwisata yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai kekayaan sumber daya laut yang dimiliki wilayah tersebut dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan pengembangan sektor wisata.

“Potensi kelautan dan wisata yang dimiliki Ujunggenteng merupakan aset berharga. Kita harus mampu menjadikannya sebagai kekuatan ekonomi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan para nelayan dan masyarakat pesisir,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjut Bupati, berkomitmen terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor perikanan dan kelautan melalui peningkatan infrastruktur, bantuan sarana penangkapan ikan, hingga pengembangan destinasi wisata bahari yang terhubung dengan potensi ekonomi lokal.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan potensi daerah.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak masyarakat nelayan untuk terus menjaga ekosistem laut sekaligus mengembangkan berbagai potensi desa yang dimiliki agar Ujunggenteng semakin dikenal sebagai destinasi unggulan di Jawa Barat.

“Mari kita bersama-sama membangun Ujunggenteng menjadi kawasan pesisir yang maju, tidak hanya sebagai sentra perikanan, tetapi juga sebagai destinasi wisata unggulan yang bersih, nyaman, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan,” pungkasnya.

Peringatan Hari Nelayan Ujunggenteng ke-60 menjadi simbol kuat sinergi antara tradisi, pelestarian lingkungan, dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir yang diharapkan terus berkembang di masa mendatang.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *