Mei 25, 2026

CETAK GENERASI EMAS PEDULI LINGKUNGAN, DUTA PEMUDA KOTA SUKABUMI RESMIKAN GERAKAN “JAGA BANGSA”

Jabarku.co.id | Kota Sukabumi — Upaya membangun karakter generasi muda yang cerdas, peduli lingkungan, dan berbudaya literasi terus digencarkan di Kota Sukabumi. Melalui program bertajuk “Jaga Bangsa” (Jumat Gerakan Menanam dan Merawat Generasi Bangsa), Duta Pemuda Kota Sukabumi resmi memulai gerakan edukatif yang menyasar anak-anak usia dini sebagai fondasi lahirnya generasi emas masa depan.

Peluncuran program berlangsung di TK Sejahtera II, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (8/5/2026), dan menjadi momentum penting lahirnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun pendidikan karakter berbasis lingkungan hidup dan literasi.

Program tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur pemerintah daerah, organisasi sosial, hingga komunitas kepemudaan tingkat Kota Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat. Hadir dalam kegiatan itu antara lain perwakilan Disporapar Kota Sukabumi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Cabang Dinas Kehutanan Wilayah III, Bank Sampah Induk Sukabumi, PMI, Sibat, Yayasan Dharma Wanita Kota Sukabumi, serta sejumlah duta muda dan pegiat lingkungan Jawa Barat.

Ketua Pelaksana Program, Syahrul Arifin, mengatakan bahwa “Jaga Bangsa” lahir dari keprihatinan terhadap rendahnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya budaya membaca dan kepedulian lingkungan. Karena itu, program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai gerakan sosial yang berkelanjutan.

“Anak-anak adalah investasi masa depan bangsa. Melalui program ini kami ingin menanamkan kebiasaan baik sejak dini, mulai dari budaya literasi, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, hingga pembentukan karakter sosial dan rasa cinta terhadap bangsa,” ujar Syahrul.

Ia menjelaskan, program “Jaga Bangsa” merupakan pengembangan dari program Junam yang sebelumnya berjalan di Kelurahan Cisarua. Konsep tersebut kemudian diperluas bersama Duta Lingkungan Provinsi Jawa Barat dengan menghadirkan pendekatan yang lebih interaktif, edukatif, dan berbasis aksi nyata.

Salah satu inovasi utama dalam program ini adalah pembentukan bank sampah di lingkungan taman kanak-kanak sebagai media pembelajaran pengelolaan sampah sejak dini. Selain itu, Duta Pemuda Kota Sukabumi juga menggandeng Perpustakaan Kelurahan Cisarua untuk memperkuat budaya membaca anak-anak melalui kegiatan literasi kreatif.

Sebanyak sembilan taman kanak-kanak di Kota Sukabumi akan menjadi bagian dari program tersebut. Hingga akhir tahun 2026, kegiatan direncanakan berlangsung sebanyak 18 kali pertemuan dengan sistem bergilir di masing-masing sekolah dan pelaksanaan dua agenda setiap bulan.

Menurut Syahrul, program ini juga membuka ruang besar bagi organisasi kepemudaan, komunitas sosial, hingga relawan pendidikan untuk ikut terlibat dalam pembinaan generasi muda.

“Kami ingin gerakan ini menjadi energi bersama. Karena membangun generasi unggul tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, filosofi “Jaga Bangsa” memiliki makna mendalam tentang pentingnya merawat generasi muda sebagaimana merawat tanaman yang membutuhkan perhatian, pendidikan, dan lingkungan sehat agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan bermanfaat bagi bangsa.

Dengan dukungan Pemerintah Kota Sukabumi serta berbagai organisasi kepemudaan dan lingkungan hidup, program “Jaga Bangsa” diharapkan mampu menjadi gerakan inspiratif yang melahirkan generasi muda berkarakter, cinta lingkungan, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat di tengah perkembangan zaman.

(Reni)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *