Jabarku.co.id | BOGOR — Semangat kemanusiaan mewarnai peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Pemerintah Kecamatan Tamansari menggelar aksi donor darah massal sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi krisis stok darah di tengah meningkatnya risiko bencana alam akibat cuaca ekstrem, Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Tamansari itu mendapat respons positif dari berbagai unsur masyarakat. Aparat kepolisian, tenaga pendidik, staf pemerintahan hingga warga sekitar tampak antusias mengikuti aksi sosial yang menargetkan sedikitnya 50 kantong darah terkumpul dalam satu hari.
Camat Tamansari, Yudi, mengatakan kegiatan donor darah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HJB ke-544 yang sebelumnya telah diawali dengan upacara pembukaan dan pelayanan kesehatan gratis beberapa hari lalu.
Menurutnya, kebutuhan darah saat ini menjadi perhatian serius, terutama di tengah kondisi cuaca yang rawan memicu terjadinya bencana di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.
“Partisipasi masyarakat sangat tinggi sejak pagi. Ini membuktikan bahwa kepedulian sosial warga Tamansari masih sangat kuat. Donor darah bukan hanya kegiatan seremonial HJB, tetapi bentuk nyata solidaritas kemanusiaan untuk membantu sesama,” ujar Yudi.
Ia menegaskan, setetes darah yang disumbangkan masyarakat dapat menjadi penolong bagi warga yang membutuhkan pertolongan medis mendesak saat kondisi darurat terjadi.
Dukungan penuh juga datang dari jajaran kepolisian. Kapolsek Tamansari, Azis, memastikan pihaknya terus mengarahkan anggota untuk ikut mendonorkan darah sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama menghadapi kemungkinan bencana.

“Kami ingin memastikan stok darah tetap tersedia. Jangan sampai ketika masyarakat membutuhkan dalam kondisi darurat, persediaan darah justru kosong. Ini bentuk kepedulian bersama untuk keselamatan warga,” tegas Azis.
Sementara itu, Ketua PMI Kecamatan Tamansari yang baru dilantik, Dudu, menyebut kegiatan tersebut menjadi program kemanusiaan perdana kepengurusannya sekaligus momentum memperingati Hari PMI Internasional.
Ia menegaskan komitmen PMI Kecamatan Tamansari untuk menjadikan donor darah sebagai agenda rutin tahunan dengan melibatkan PMI Kabupaten Bogor dan UPTD kesehatan setempat.
“Ini langkah awal kami dalam misi kemanusiaan. Target minimal 50 kantong darah mudah-mudahan tercapai sesuai standar kesehatan yang ditentukan. Kami juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat,” ungkap Dudu.
Melalui aksi sosial tersebut, Pemerintah Kecamatan Tamansari berharap semangat HJB ke-544 tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat kesiapsiagaan kemanusiaan di Kabupaten Bogor.
Jamil

