Mei 29, 2026

KASUS PENGEROYOKAN WARTAWAN DI BOGOR BELUM TERUNGKAP, PUBLIK SOROT KINERJA APARAT

Jabarku.co.id | Bogor – Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap wartawan yang terjadi pada 13 Desember 2025 hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti. Lambannya proses hukum memicu tanda tanya besar di tengah publik, khususnya terkait keseriusan aparat penegak hukum di wilayah Polres Bogor.

Korban yang merupakan bagian dari tim investigasi dilaporkan mengalami luka-luka serta kerusakan kendaraan saat menjalankan tugas jurnalistik. Namun hingga saat ini, belum ada langkah tegas berupa penahanan terhadap para terduga pelaku.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Forum Wartawan Pemantau Peradilan, Juniar Irwan M, menilai kondisi ini sebagai bentuk lambannya respons hukum terhadap kasus yang menyangkut keselamatan insan pers.

“Ini menyangkut keselamatan wartawan saat bertugas. Fakta di lapangan jelas, tetapi penanganannya belum terlihat serius. Ini yang menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Menurutnya, insiden tersebut bermula saat timnya melakukan investigasi terhadap dugaan aktivitas ilegal di Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Sejumlah temuan mengarah pada dugaan praktik produksi oli palsu, pengolahan emas ilegal, hingga indikasi penyalahgunaan narkoba.

Tak hanya itu, beredar pula informasi awal terkait dugaan adanya aliran dana kepada pihak tertentu. Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa informasi tersebut masih perlu pembuktian lebih lanjut dan tidak boleh dijadikan kesimpulan tanpa proses hukum yang sah.

“Kami meminta semua pihak mengedepankan fakta hukum. Namun aparat juga harus bergerak cepat, transparan, dan tidak membiarkan kasus ini berlarut-larut,” tegasnya.

Sorotan juga datang dari tokoh masyarakat, H. Sulistianto, yang menilai bahwa kasus ini tidak hanya soal kekerasan, tetapi juga menyangkut perlindungan terhadap kebebasan pers dan penegakan hukum secara menyeluruh.

“Jika benar ada kekerasan terhadap wartawan, itu pelanggaran serius. Apalagi jika berkaitan dengan dugaan aktivitas ilegal, tentu harus ditindak tanpa kompromi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut maupun klarifikasi atas berbagai dugaan yang mencuat.

Situasi ini menempatkan aparat penegak hukum dalam sorotan publik. Masyarakat kini menunggu langkah konkret yang cepat, tegas, dan transparan demi memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. (red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *