Jabarku.co.id | Sukabumi — Peristiwa menegangkan dialami satu rombongan keluarga saat hendak menghadiri acara pernikahan di Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi. Mobil yang mereka tumpangi terjun ke jurang sedalam sekitar tiga meter di Jalan Tanjakan Cikedeplak, Desa Balekambang, Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Beruntung, seluruh penumpang berhasil selamat meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan jenis Toyota Calya warna merah marun bernomor polisi F 1795 VN itu tengah melaju menuju Kampung Bojong Jengkol untuk menghadiri acara keluarga. Saat melintasi tanjakan curam dengan kondisi jalan rusak, kendaraan diduga kehilangan tenaga.
Mobil sempat berhenti di tengah tanjakan sebelum akhirnya mundur tak terkendali dan terperosok ke sisi kiri jalan hingga masuk ke jurang.
Kapolsek Kalibunder AKP Dodi Irawan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, faktor medan jalan yang rusak dan tanjakan cukup ekstrem diduga menjadi penyebab kendaraan tidak mampu melanjutkan perjalanan.
“Diduga kendaraan tidak kuat melewati tanjakan karena kondisi jalan yang kurang baik. Mobil kemudian mundur dan terperosok ke jurang di sisi kiri jalan,” ujar AKP Dodi.
Suasana di lokasi sempat panik setelah warga sekitar mendengar teriakan dari dalam kendaraan. Sejumlah warga langsung mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan dan membantu proses evakuasi penumpang.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan area untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Pengemudi kendaraan, Rusdi (30), bersama seluruh penumpang lainnya yakni Nasru (27), Idin (55), Lisna (20), Hanah (45), Harid (10), Sifa (6), dan Henah (40), seluruhnya dilaporkan selamat. Mereka diketahui berasal dari Kampung Ciraden dan Kampung Ciawet.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kendaraan mengalami kerusakan cukup berat. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian warga setempat. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan di ruas Jalan Tanjakan Cikedeplak yang dinilai rawan dan kerap membahayakan pengendara, terutama kendaraan keluarga yang melintas menuju permukiman maupun pusat kegiatan masyarakat.
Warga menilai penanganan infrastruktur di kawasan tersebut perlu segera diprioritaskan guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

