Mei 25, 2026

WARGA KARANG TENGAH 01 GELAR AKSI DEMO, TUNTUT PENGEMBANG THE RIVER BERTANGGUNG JAWAB ATAS BANJIR DAN LONGSOR

Jabarku.co.id | Warga Kampung Karang Tengah RW 01 menyuarakan protes keras terhadap pembangunan Perumahan The River yang dinilai menjadi penyebab terjadinya penyempitan aliran Kali Manceri, longsor bantaran sungai, hingga banjir yang semakin parah di wilayah permukiman warga.

Aspirasi tersebut dituangkan melalui rencana aksi demonstrasi yang akan digelar pada Sabtu, 09 Mei 2026. Dalam poster yang beredar di tengah masyarakat, warga menyatakan sikap bersatu untuk menolak dugaan kerusakan lingkungan yang disebut terjadi akibat aktivitas pembangunan perumahan tersebut.

Warga menilai, dampak pembangunan tidak hanya merusak struktur bantaran sungai, tetapi juga mengancam keselamatan rumah-rumah yang berada di sekitar Kali Manceri. Beberapa titik dilaporkan mengalami abrasi dan longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat.

“Dulu aliran sungai masih normal, sekarang semakin sempit dan arus air meluap ke permukiman saat hujan deras,” ungkap salah seorang warga yang ikut menyuarakan aspirasi penolakan.

Dalam tuntutannya, masyarakat menyebut telah beberapa kali menerima janji normalisasi sungai. Namun hingga kini, upaya penanganan yang dijanjikan disebut belum terealisasi secara nyata.

Selain longsor, warga juga mengeluhkan kondisi banjir yang dinilai semakin sering terjadi dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari. Sejumlah rumah dikabarkan kerap terendam ketika debit air meningkat.

Melalui aksi tersebut, warga meminta pemerintah daerah, dinas terkait, serta pihak pengembang untuk segera turun tangan melakukan penanganan serius terhadap kondisi lingkungan di sekitar Kali Manceri.

Masyarakat berharap ada langkah konkret berupa normalisasi sungai, penguatan bantaran, hingga evaluasi terhadap dampak pembangunan agar persoalan tidak semakin meluas dan membahayakan keselamatan warga.

Aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung akhir pekan ini diperkirakan akan diikuti oleh warga dari berbagai unsur masyarakat di wilayah Karang Tengah sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal mereka. (jaya)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *