September 28, 2026

DPRD KOTA SUKABUMI BAHAS STRATEGIS RAPERDA EKONOMI KREATIF DAN PENYERTAAN MODAL PT BPR, PEMKOT TEKANKAN AKUNTABILITAS FISKAL DAN PENGUATAN UMKM

Jabarku.co.id | Sukabumi – Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi yang digelar pada Sabtu (20/6) menjadi forum penting dalam memperkuat fungsi pengawasan, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Agenda utama rapat mencakup pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, evaluasi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, serta rencana penyertaan modal kepada PT BPR Kota Sukabumi (Perseroda).

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan bahwa seluruh catatan, kritik, dan masukan dari unsur legislatif menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam sektor pelayanan publik.

Selain itu, Pemkot juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif Raperda Ekonomi Kreatif yang dinilai strategis dalam mendorong pertumbuhan UMKM, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat daya saing ekonomi lokal di tengah tantangan ekonomi nasional.

Dari sisi kinerja fiskal, Pemerintah Kota Sukabumi menyampaikan capaian positif pengelolaan anggaran daerah. Realisasi pendapatan daerah tercatat mencapai 100,45 persen, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga melampaui target dengan capaian 100,36 persen.

Capaian tersebut turut diperkuat dengan keberhasilan Pemerintah Kota Sukabumi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, yang menjadi indikator konsistensi dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, rencana penyertaan modal kepada PT BPR Kota Sukabumi (Perseroda) diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan mikro bagi pelaku UMKM, pedagang kecil, dan pelaku usaha informal. Program ini juga diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam menekan praktik pinjaman ilegal di masyarakat.

Melalui kebijakan yang terintegrasi antara regulasi dan penguatan permodalan daerah, Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *