Jabarku.co.id | Sukabumi — Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila dimanfaatkan sebagai langkah strategis dengan diresmikannya Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi. Peresmian ini menjadi simbol penguatan peran ulama dalam membangun masyarakat religius, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.
Gedung baru MUI tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas keagamaan, pembinaan umat, serta wadah koordinasi antara ulama dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan moral masyarakat. Kehadiran fasilitas ini juga menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan visi besar “Sukabumi Mubarakah” yang berlandaskan nilai keislaman dan kearifan lokal.
Dalam sambutannya, pihak terkait menegaskan bahwa pembangunan gedung ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi antara ulama dan umaro. Peran MUI dinilai semakin penting di tengah tantangan zaman, khususnya dalam menjaga persatuan serta menangkal paham-paham yang berpotensi memecah belah bangsa.

Peresmian yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila juga dinilai sarat makna. Nilai-nilai Pancasila dan ajaran agama diharapkan dapat berjalan seiring dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga tercipta keseimbangan antara spiritualitas dan nasionalisme.
Selain itu, gedung MUI ini diharapkan mampu menjadi pusat edukasi keagamaan yang moderat, serta memperkuat dakwah yang menyejukkan dan inklusif. Dengan fasilitas yang lebih representatif, berbagai program pembinaan umat dapat berjalan lebih optimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Kabupaten Sukabumi dalam membangun daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam nilai moral dan spiritual. Pemerintah daerah bersama para ulama optimistis, kehadiran gedung ini akan membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Sukabumi secara luas. (red)

