Juli 30, 2026

HEBOH! KING COBRA 4 METER MASUK GARASI RUMAH WARGA DI BOGOR, DAMKAR TURUN TANGAN LAKUKAN EVAKUASI

Jabarku.co.id | Bogor โ€“ Warga Parungpanjang, Kabupaten Bogor, dibuat geger setelah seekor ular king cobra sepanjang sekitar 4 meter ditemukan berada di garasi sebuah rumah pada Senin (1/6/2026) sore. Keberadaan ular berbisa mematikan tersebut langsung dilaporkan pemilik rumah kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk segera dilakukan evakuasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait kemunculan ular king cobra atau Ophiophagus hannah yang masuk ke area garasi rumah.

Menurut Yudi, ular tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah berinisial LM saat hendak membersihkan garasi sekitar pukul 17.51 WIB. Menyadari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, pemilik rumah segera meminta bantuan petugas Damkar Sektor Parungpanjang.

“Pelapor menghubungi Pemadam Sektor Parungpanjang untuk meminta bantuan evakuasi ular yang masuk ke garasi rumah,” ujar Yudi, Selasa (2/6/2026).

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan proses penanganan dengan prosedur keselamatan yang ketat. Evakuasi berlangsung selama kurang lebih 40 menit hingga ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun gangguan lainnya.

Yudi menjelaskan, ular yang dievakuasi diperkirakan memiliki panjang sekitar 4 meter. Meski ukurannya cukup besar dan termasuk salah satu spesies ular berbisa paling berbahaya di dunia, proses evakuasi berjalan lancar dan situasi di lokasi tetap kondusif.

“Ular berhasil dievakuasi dengan aman. Situasi selama proses penanganan berlangsung kondusif,” katanya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang berdekatan dengan area perkebunan, semak belukar, maupun habitat satwa liar. Warga diimbau segera menghubungi petugas berwenang apabila menemukan hewan berbahaya di lingkungan permukiman guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

(red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *