Juni 28, 2026

MULAI HARI INI! OPERASI PATUH LODAYA 2026 DIGELAR DI JAWA BARAT, PELANGGAR SIAP-SIAP KENA TILANG ETLE

Gambar Ilustrasi dok. jabarku.co.id

Jabarku.co.id | Jawa Barat – Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 yang berlangsung selama dua pekan, mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi ini dilakukan serentak di seluruh wilayah Jawa Barat sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Informasi pelaksanaan operasi tersebut diumumkan melalui akun resmi Instagram RTMC Polda Jabar. Dalam operasi tahun ini, aparat kepolisian mengedepankan penegakan hukum berbasis teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang mampu mendeteksi berbagai pelanggaran lalu lintas secara otomatis.

Pengawasan akan dilakukan melalui kamera ETLE yang terpasang di sejumlah titik strategis, serta didukung patroli dan penindakan langsung oleh petugas di lapangan terhadap pelanggaran yang belum terjangkau sistem elektronik.

Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran utama pengawasan ETLE, mulai dari pengendara yang tidak mengenakan sabuk pengaman, menggunakan telepon genggam saat berkendara, menerobos lampu merah, melanggar rambu lalu lintas, melebihi batas kecepatan, melawan arus, tidak memakai helm standar, hingga penggunaan pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai ketentuan.

Selain pengawasan elektronik, petugas juga akan melakukan tindakan langsung terhadap pelanggaran yang terlihat secara kasat mata. Beberapa di antaranya adalah penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong, kendaraan tanpa pelat nomor resmi, pengendara yang melawan arus, serta kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis maupun kelengkapan keselamatan berkendara.

Polda Jawa Barat mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas selama Operasi Patuh Lodaya 2026 berlangsung. Kepatuhan berkendara tidak hanya bertujuan menghindari sanksi tilang, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Dengan penerapan ETLE yang semakin luas dan terintegrasi, masyarakat diharapkan lebih disiplin dalam berkendara sehingga tercipta budaya tertib lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *