Juli 30, 2026

WARGA BERLARI PANIK! RUMAH LANSIA DI KAMPUNG LOJI BOGOR TERBAKAR HEBAT

Foto Asli digabung dengan aplikasi AI

Jabarku.co.id | Bogor – Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah milik warga lanjut usia di Kampung Loji RT 05/01, Dusun 1, Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, pada Senin (1/6/2026) siang.

Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan menghanguskan bagian atap rumah serta sejumlah harta benda milik korban. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Rumah yang terbakar diketahui milik Kokoy (66), seorang lansia yang tinggal seorang diri. Akibat kebakaran, bagian atap rumah berukuran kurang lebih 6 x 9 meter mengalami kerusakan total. Selain itu, peralatan dapur dan berbagai perabot rumah tangga turut hangus dilalap api.

Menurut keterangan yang dihimpun, api pertama kali muncul dari bagian instalasi listrik yang mengalami korsleting, kemudian dengan cepat menjalar ke bagian atap bangunan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor tiba sekitar pukul 13.36 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman serta pendinginan. Berkat respons cepat petugas dibantu warga, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.15 WIB, sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Sekretaris Desa Tangkil, Dede Sutisna, turut turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Ia menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian.

“Kami langsung melakukan kaji cepat di lokasi dan membantu proses pemadaman agar api tidak semakin membesar,” ujar Dede.

Sementara itu, Ketua RT 05/RW 01, Kanji, memastikan kondisi lokasi saat ini telah aman dan api benar-benar padam. Korban untuk sementara waktu mengungsi dan tinggal di rumah kerabatnya sambil menunggu proses pembersihan serta perbaikan rumah.

Penanganan pascakejadian akan terus dikoordinasikan antara pemerintah desa dan instansi terkait guna memastikan kebutuhan korban terpenuhi hingga kondisi kembali normal. (red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *