JABARKU.CO.ID | SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai merealisasikan komitmennya dalam penanganan pascabencana dengan menggelar peletakan batu pertama pembangunan hunian bagi warga terdampak di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (01/04/2026).
Langkah ini menjadi penanda dimulainya proses pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam. Program tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga.
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menegaskan bahwa pembangunan hunian ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat terdampak dapat bangkit kembali.
Menurutnya, pembangunan kawasan yang diberi nama “Kampung MUBARAKAH” menjadi simbol kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana, termasuk aspek mitigasi risiko dan pemulihan jangka panjang.

“Program ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi berkelanjutan, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar proses pembangunan berjalan optimal dan tepat waktu. Dengan demikian, warga terdampak dapat segera kembali menempati rumah yang aman dan nyaman.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, akan terus memastikan kehadiran negara melalui berbagai program strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, bantuan sosial, hingga penguatan ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, jajaran Forkopimda, perangkat daerah terkait, serta sejumlah undangan lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

