Jabarku.co.id | Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berani tumbuh dan menembus pasar yang lebih luas. Menurutnya, keberhasilan usaha berawal dari keberanian memiliki visi besar yang dibarengi kerja keras, konsistensi, dan semangat untuk terus belajar.
Pesan tersebut disampaikan Dony saat menghadiri kegiatan Pembinaan dan Penguatan Jejaring UMKM Sumedang yang digelar di Agung Sari Utama, Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (11/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Dony menegaskan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Setiap pencapaian membutuhkan proses panjang yang harus dijalani dengan penuh kesabaran, ketekunan, dan komitmen yang kuat.
“Pelaku UMKM harus memiliki mimpi besar. Dari mimpi itulah lahir semangat untuk terus berkembang, meningkatkan kapasitas diri, dan memperluas peluang usaha yang dimiliki,” ujarnya.
Menurut Dony, visi yang jelas akan membantu pelaku usaha memaksimalkan potensi yang dimiliki, sekaligus menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan bisnis, dan menangkap peluang pasar yang semakin kompetitif.
Ia juga mengapresiasi perjalanan bisnis Founder dan CEO Agung Sari Utama, Taufik Sugiono, yang dinilai berhasil membuktikan bahwa usaha yang dimulai dari skala kecil dapat berkembang menjadi perusahaan dengan jaringan pemasaran yang luas.
“Kisah sukses seperti ini menjadi bukti bahwa keberhasilan dapat diraih siapa saja. Kuncinya adalah ketekunan, kemauan belajar, keberanian berinovasi, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan,” katanya.
Lebih lanjut, Dony menekankan pentingnya menjaga kualitas produk sebagai modal utama memenangkan persaingan pasar. Ia mendorong para pelaku UMKM untuk terus memperbaiki mutu produk, desain kemasan, hingga menjaga konsistensi produksi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar modern.
Selain itu, penguatan jejaring usaha dan kolaborasi juga menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan UMKM. Menurutnya, pengembangan usaha tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.
“Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui program pembinaan, pendampingan, kemudahan akses permodalan, hingga membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Namun semangat untuk maju tetap harus datang dari para pelaku UMKM itu sendiri,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Dony berharap UMKM Sumedang semakin siap menghadapi persaingan, mampu memperluas jangkauan pasar, serta berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan jumlah pelaku UMKM yang terus bertumbuh, Sumedang dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah yang mampu melahirkan produk-produk unggulan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional. (red)

